202311128_Joko-Suwignyoo-300x297
Sembilan Pendekatan Pembelajaran Berdayakan Siswa

Pendekatan pembelajaran yang fokus memberdayakan Siswa adalah suatu cara atau metode seorang Guru untuk menghadapi tantangan kehidupan dan kemandirian, hal ini sangat penting dalam dunia pendidikan. Pembelajaran yang efektif bukan hanya tentang memberikan informasi kepada Siswa, tetapi juga melibatkan proses pembelajaran yang holistik dan berpusat pada Siswa.

Mengembangkan kemandirian, mereka untuk belajar mengatasi masalah, mencari informasi, dan memecahkan tantangan dan permasalahan yang diberikan. Mengajarkan kemampuan beradaptasi terhadap lingkungan dan dunia nyata yang cepat berubah, Siswa perlu belajar menghadapi tantangan dan kesulitan selama pembelajaran terhadap kesulitan dan ketidakpastian yang dihadapi.

Mengembangkan kemampuan problem solving dengan memberikan tantangan tantangan dan mencari solusinya serta mengajarkan kepada mereka untuk terbiasa terhadap problem solving selama mereka belajar.

Melatih resilience, dengan tantangan yang kita berikan, Siswa akan terbiasa dalam kegigihan dan tidak mudah menyerah untuk pencapaian dengan mengatasi berbagai hambatan. Sebagai seorang Guru, berubah dan beradaptasi menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan:

  1. Perubahan Kurikulum dan Metode Pengajaran: Kurikulum dan metode pengajaran dalam dunia pendidikan terus berkembang. Kita perlu beradaptasi dengan perubahan-perubahan ini agar tetap relevan dan efektif dalam menyampaikan materi pembelajaran kpd Siswa.
  2. Perkembangan Teknologi Pendidikan: Teknologi terus berkembang, dan penggunaannya dalam pendidikan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Sebagai Guru, kita harus terbuka untuk menggunakan alat-alat teknologi yang baru guna meningkatkan pengalaman belajar Siswa
  3. Kebutuhan Siswa yang Berbeda: Setiap Siswa memiliki gaya belajar yang berbeda-beda dan kebutuhan yang unik. Sebagai Guru, kita perlu berubah dan mengadaptasi metode pengajaran agar dapat menyentuh setiap Siswa secara pribadi dan membantu mereka mencapai potensi maksimal.
  4. Menanggapi Perkembangan Sosial dan Budaya: Lingkungan sosial dan budaya di sekitar kita selalu berubah. Sebagai Guru, kita perlu memahami perubahan ini agar dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung bagi semua Siswa.
  5. Menghadapi Tantangan Pendidikan: Tantangan dalam dunia pendidikan, seperti masalah disiplin, kurangnya sumber daya, atau perubahan kebijakan, bisa timbul dari waktu ke waktu. Berubah dan beradaptasi membantu kita menghadapi tantangan ini dengan lebih baik.
  6. Penggunaan Metode Pembelajaran yang Efektif: Dengan berubah dan beradaptasi, kita dapat terus mencari metode pembelajaran yang paling efektif untuk membantu anak kita mencapai tujuan pembelajaran.
  7. Meningkatkan Diri sebagai Pendidik: Berubah dan beradaptasi juga membantu kita terus berkembang sebagai pendidik. Melalui pembelajaran dan perubahan, kita dapat meningkatkan keterampilan, pengetahuan, dan pemahaman tentang pendidikan.
  8. Menjadi Teladan bagi Siswa: Dengan menunjukkan sikap terbuka terhadap perubahan dan adaptasi, kita menjadi contoh bagi Siswa kita. Mereka akan belajar pentingnya fleksibilitas dan bagaimana menghadapi perubahan dengan sikap positif.
  9. Meningkatkan Hasil Pembelajaran: Dengan beradaptasi dengan kebutuhan Siswa dan lingkungan pembelajaran, akan dapat meningkatkan hasil pembelajaran Siswa dan membantu mereka meraih kesuksesan akademis.

Jadi, sebagai seorang Guru, berubah dan beradaptasi adalah kunci untuk tetap relevan, efektif, dan mampu menghadapi tantangan dalam dunia pendidikan yang selalu berubah. Dengan sikap terbuka terhadap perubahan, kita akan menjadi pendidik yang lebih baik dan mampu memberikan pengalaman pembelajaran yang bermakna bagi Siswa kita. SELAMAT HARI GURU NASIONAL 25 NOVEMBER 2023.

“SMK Negeri 10 Semarang, dari Semarang untuk Indonesia”

Penulis: Joko Suwignyo, S.Pd., M.Pd., Guru Produktif Teknik Sepeda Motor

Sumber: https://smk10semarang.sch.id/blog/sembilan-pendekatan-pembelajaran-berdayakan-siswa/

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Program Literasi Sekolah

SMK Negeri 10 Semarang memiliki program literasi sebagai berikut: 1. Gerakan menulis artikel ilmiah bagi Guru, Karyawan, serta Peserta Didik. Tujuan gerakan menulis ini adalah untuk melatih dan mengembangkan potensi menulis dalam diri Guru, Karyawan, dan Peserta Didik, sehingga memiliki kemampuan dalam pengembangan karya ilmiah. Selain itu, bagi Guru ASN, hasil dari artikel ilmiah juga

Baca selengkapnya...

Prestasi Literasi Sekolah

a. Prestasi Sekolah Berkinerja Terbaik 2022 oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah dalam Penulisan Artikel oleh Guru dan Karyawan SMK Negeri 10 Semarang b. Best Practice 2023 yang diselenggarakan oleh BPTIK Dikbud Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah c. Juara II Business Plan Competition Universitas Pekalongan 2023

Baca selengkapnya...

Karya Literasi Sekolah

a. Antologi Artikel Guru dan Karyawan SMK Negeri 10 Semarang b. Inspirasi Membangun Sekolah Karya Ardan Sirodjuddin, S.Pd (Kepala SMK Negeri 10 Semarang) c. Kumpulan artikel online web SMK Negeri 10 Semarang: https://smk10semarang.sch.id/  d. Kumpulan artikel online web SMK Negeri 10 Semarang: https://cabdindikwil1.com/ 

Baca selengkapnya...